PATI, Cybernusantara.co – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati tampak mulai diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) yang membuktikan komitmen pemerintah dalam menjalankan aspirasi dari masyarakat.
Hal ini tentu tak lepas dari dorongan Gerakan Masyarakat Tolak Korupsi alias Germap yang setiap hari mendesak agar Plt Bupati Risma Ardhi Chandra, segera melaksanakan pekerjaan ditengah anggaran Rp210 miliar yang sudah disiapkan.
Sebagai ormas biasa, Yayak meminta dukungan dari masyarakat untuk senantiasa mengawal jalannya pembangunan di Bumi Mina Tani. Hal ini menurutnya bukan tanpa sebab, mengingat amanah rakyat yang hari dilaksanakan sedemikian rupa untuk kemaslahatan.
“Kalau Germap salah monggo diingatkan salahnya dimana. Kalau dimana ayolah bareng-bareng semua senang. Tapi kenapa seolah-oleh ditunda-tunda, kita tidak kepingin ada uang tapi pekerjaan ditunda,” ungkapnya, Sabtu 13 Mei 2026.
Beberapa ruas jalan yang telah dilakukan perbaikan juga diapresiasi oleh Yayak. Untuk ruas-ruas lain yang belum tersentuh, pihaknya juga akan terus mengawal dan mendesak agar bisa disegerakan sebelum hari jadi Pati ke-703 tanggal 7 Agustus mendatang.
“Semoga saja maksimal, janjinya kan kalau aspal harus hotmix atau cor. Yang penting harus baik dari sebelumnya. Intinya dana itu habiskan sebelum hari jadi Pati, selain itu kami tidak mengurusi,” lanjutnya.
Selain adanya posko, sebagai bentuk pengawalan Germap akan perbaikan jalan adalah mempertanyakan kelanjutan proses kepada dinas terkait.Kalau sebelumnya DPUTR yang dilakukan audiensi, pekan depan giliran bagian Pengadaan Barang dan Jasa yang akan diklarifikasi teknis lelang pekerjaan.
“Jalan Tlogowungu sudah lumayan, dan di terminal juga lumayan. Kita fair kalau baik kita katakan baik, kalau tidak baik kita katakan tidak baik. Oleh sebab itu kita terus desak pak Chandra dan audiensi setiap minggu agar bisa cepat,” tandasnya. (ARIF – Cybernusantara.co)