AMPB Gelar Aksi Solidaritas untuk Penanganan Bencana Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Sumatera

by Arif Febriyanto

PATI, Cybernusantara.co – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyalakan ratusan lilin dan menggelar panggung sastra di depan Kantor Bupati Pati, Sabtu malam (17/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana kebakaran hutan di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, mengatakan aksi tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan atas kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Dampak bencana itu dinilai tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas udara hingga ke negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

Melalui aksi penyalaan lilin dan panggung sastra, AMPB ingin menyampaikan pesan kemanusiaan sekaligus mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap para korban yang terdampak bencana tersebut.

Botok juga mendesak pemerintah pusat agar mengambil langkah tegas terhadap perusahaan yang diduga terlibat dalam penyebab kebakaran hutan di Indonesia.

“Kami dari AMPB mendesak kepada Bapak Presiden Prabowo untuk menindak tegas perusahaan yang diduga kuat menjadi aktor penyebab terjadinya kebakaran hutan di Indonesia,” tegas Botok.

Menurutnya, penanganan kebakaran hutan tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga perlu disertai upaya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab. Dengan demikian, kejadian serupa diharapkan tidak terus berulang dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat maupun lingkungan.

Botok menambahkan, aksi solidaritas tersebut diikuti masyarakat dari Kabupaten Pati maupun luar daerah. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan moral bagi warga yang saat ini menghadapi dampak kebakaran hutan.

“Masyarakat Pati dan luar Pati yang malam ini hadir sebagai bentuk solidaritas akibat adanya bencana kebakaran hutan. Semoga saudara-saudara kita yang terdampak musibah segera berlalu agar masyarakat bisa beraktivitas dengan normal,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, AMPB berharap kondisi di wilayah terdampak segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan normal. Aksi penyalaan lilin dan panggung sastra itu sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong penanganan kebakaran hutan secara serius dan bertanggung jawab. (RED – Cybernusantara.co)

Related Posts