PATI, Cybernusantara.co – Pati Ora Sepele (POS) memastikan tidak akan berangkat ke Semarang untuk mengawal sidang putusan Bupati Pati nonaktif, Sudewo, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026 mendatang.
Sebagai gantinya, POS akan menggelar nonton bareng (nobar) sidang putusan tersebut di Alun-alun Simpang Lima Pati. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus menghindari potensi bentrokan antarkelompok masyarakat.
Koordinator POS, Suharno, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan saran dari masyarakat. Terlebih, kelompok loyalis Sudewo juga dikabarkan berencana datang ke Semarang untuk mengawal jalannya sidang putusan.
“Mengingat berbagai pertimbangan serta saran dari masyarakat untuk menghindari terjadinya benturan sesama masyarakat. Kami akan melakukan pengawalan di alun-alun Pati, jadi dari POS tidak ada,” kata Suharno, Senin 19 Oktober 2026.
Menurutnya, POS tetap akan mengikuti perkembangan proses hukum yang menjerat Sudewo, tetapi memilih melakukannya dari Kabupaten Pati. Dengan demikian, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa harus berhadapan langsung dengan kelompok lain yang memiliki pandangan berbeda.
Selain menggelar nobar sidang putusan, POS juga berencana mengadakan kegiatan ruwatan yang dikemas melalui slametan atau tumpengan di Alun-alun Simpang Lima Pati.Kegiatan tersebut akan diisi dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar Kabupaten Pati ke depan menjadi daerah yang lebih baik, aman, dan makmur.
“Ruwatan nanti kita adakan slametan atau tumpengan di Alun-alun Simpang Lima. Kita membacakan harapan Pati yang lebih baik dan makmur,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, POS berharap momentum sidang putusan Sudewo dapat disikapi secara bijak oleh masyarakat. Pihaknya juga menginginkan situasi di Kabupaten Pati tetap aman dan kondusif, sehingga perbedaan pandangan politik maupun dukungan tidak menimbulkan perselisihan di tengah masyarakat. (RED – Mantranews.id)