Germap Tolak Laporan Tanpa Bukti Pendukung, Yayak Gundul: Harus Disertai Foto dan Video

by Arif Febriyanto

PATI, Cybernusantara.co – Gerakan Masyarakat Tolak Korupsi (Germap) yang dipimpin Yayak Gundul terus menyerap aspirasi masyarakat kaitanya dengan buruknya kinerja Plt Bupati Risma Ardhi Chandra yang hingga kini belum juga memperbaiki jalan ditengah anggaran Rp210 miliar yang telah tersedia.

Sampai Sabtu 30 Mei 2026, Germap telah mengumpulkan 16 aduan jalan rusak dari berbagai kecamatan. Terbaru, ada 3 laporan yang masing-masing dari Kecamatan Winong, Gabus, dan Wedarijaksa.

“Hari ini tambah 3, jadi total 16 laporan. Tambahannya dari Kecamatan Winong, Gabus dan Wedarijaksa, jadi ada 12 kecamatan yang berbeda. Tambahannya yaitu jalan Sugihan ke Guyangan, kemudian Gabus di Gempolsari, dan Wedarijaksa di Desa Suwaduk sampai Pasar Trangkil,” ungkapnya.

Yayak menyampaikan, sejatinya pihaknya menerima lebih dari 16 aduan. Masalahnya, banyak warga yang melapor tanpa disertai bukti berupa foto dan video sehingga tidak bisa diterima.

“Kemarin juga mas Husain melapor tentang bantuan puso petani, tapi tidak ada data jadinya kami tolak. Termasuk teman-teman AMPB juga mengadu, tetapi sama tidak ada foto dan video,” tegasnya.

“Jadi memang harus lengkap foto dan video, kalau tidak lengkap kami tidak terima. Aturannya orang datang melapor dengan data, nantinya kita tanya datanya ini kapan,” sambung Yayak.

Yayak menegaskan, apa yang ia lakukan ini murni untuk kepentingan masyarakat dalam mengawal pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati agar berjalan maksimal.Sehingga besok hari Selasa, Germap bakal melakukan audiensi bersama DPUTR Pati untuk mempertanyakan kelanjutan pembangunan jalan. Termasuk membawa 16 aspirasi warga soal jalan rusak. (ARIF – Cybernusantara.co)

Related Posts