Omah Aspirasi Rakyat Kembali Dapati Laporan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Plt Sekdin Disdikbud Pati

by admin

PATI, Cybernusantara.co – Usai mendapati laporan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Plt Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Paryanto soal mutasi belasan Plt Kepala Sekolah SMPN. Kini Omah Aspirasi Rakyat kembali mendapati aduan lain terkait Paryanto.Leak selaku Ketua LSM Aliansi Rakyat sekaligus bagian dari Omah Aspirasi Rakyat, melalui adminnya mengaku mendapat laporan dari salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Laporan tersebut, kata Leak, soal dana dari Disdikbud dan PGRI untuk bantuan korban banjir di Pati awal tahun 2026 ini sebesar kurang lebih Rp 300 juta.Berdasarkan cerita warga itu, dana tersebut seharusnya diserahkan kepada PMI (Palang Merah Indonesia) untuk dipergunakan mendirikan dapur umum.

“Pada saat terjadi bencana banjir beberapa waktu yang lalu PMI mendapat bantuan dari disdik dan PGRI. Dan sudah direncanakan untuk dibagikan berupa sembako dan makanan siap saji kepada korban banjir, karena di PMI membuat dapur sehat,” kata Leak, mewakili warga tersebut, Minggu 8 Maret 2026.

Hanya saja, ada dugaan bahwa uang tersebut batal direalisasikan karena dilantiknya Paryanto menjadi Plt Sekertaris Disdikbud Pati akhir Januari lalu. Warga tersebut menduga ada campur tangan Paryanto dibalik itu semua.

Warga tersebut menambahkan, pihak PMI yang disebut hendak mempertanyakan nominal tersebut tidak berani mengungkapkan alasannya, dengan dalih melihat aktivitas Paryanto cukup dekat dengan Plt Bupati Chandra.

“Akan tetapi setelah dilantiknya Plt Sekdin Disdik, uang (nominal Rp 300 juta) tersebut diduga diminta kembali oleh beliau (Paryanto). Uang Rp 300 juta diduga diminta Paryanto dan tidak ada laporan pertanggungjawaban,” imbuhnya.

“Pihak PMI takut mau menanyakan karena meliat aktivitas beliau di medsos kok seringkali mendampingi Pak Chandra,” tutup warga tersebut. (cybernusantara.co)

Related Posts