PATI, Cybernusantara.co – Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menyambut baik keluarnya Kepala Kejaksaan (Kajari) Pati, Hari Wibowo dari Bumi Mina Tani ke Kejaksaan Agung Jakarta. Hal itu ia sampaikan usai melakukan aksi demo hari keempat pada Kamis 30 Juli 2026.
Botok berharap, Kajari Pati yang baru yakni Hadiman, bisa bekerja lebih baikan ketimbang Kajari Hari Wibowo yang tak bertahan lama di Kabupaten Pati.
Ia menilai pekerjaan berat telah menanti Kajari Pati yang baru untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan hukum. Termasuk yang paling menjadi sorotan adalah belum tertangkapnya Kades Tlogosari tersangka korupsi dana desa.
“Informasi hari ini Kajari dimutasi, tanggapannya Kajari yang baru tidak menjadi maling-maling di Pati. Ini termasuk tuntutan kami. Selain itu kami juga mendesak Kejari Pati untuk menangkap Kades Tlogosari tersangka kasus korupsi,” kata Botok.
Dia bersama AMPB juga meyakini dimutasinya Hari dari Pati dikarenakan aksi dari AMPB yang menuntut perginya pejabat ruwet dari Bumi Mina Tani.
Disinggung soal aksi donasi dari para demonstran, Botok menyebut hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap statement Hari yang menyebut tidak adanya anggaran untuk menangkap Kades Tlogosari.
“Ini sindiran keras Kajari, kalau tidak bisa menangkap Kades Tlogosari karena tidak ada anggarannya,” tukasnya. (ARIF – Cybernusantara.co)