PATI, Cybernusantara.co – Janji Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, memperbaiki kerusakan jalan di depan Terminal Kembangjoyo Pati yang diwacanakan mulai tanggal 25 Mei 2026 ternyata masih sebatas wacana.
Pasalnya sampai tanggal 29 Mei, nyatanya belum ada tanda-tanda alat berat maupun material yang akan menutup lubang jalan disana.Hal ini diperkuat dengan adanya laporan dari masyarakat ke posko Germap pimpinan Yayak Gundul, yang merasa jengah dengan kondisi jalan rusak yang terus dibiarkan tanpa ada penanganan.
“Kemarin ada laporan warga jalan rusak di depan Terminal Kembangjoyo, ini juga harus kita pertanyakan kemana uang Rp210 miliar yang katanya untuk perbaikan jalan,” tegas Yayak.
Padahal, lanjut dia, jalan tersebut merupakan akses satu-satunya masuk ke Kota Pati karena terminal merupakan gerbang utama.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, Germap khawatir akan menganggu mobilitas masyarakat dan menghambat akses transportasi.Yayak meyakini laporan ini sebagai bukti borborknya pemerintahan Kabupaten Pati dibawah kepemimpinan Plt Bupati Chandra. Padahal janji-janji perbaikan jalan sudah seringkali diucap manis mulai dari asistensi KPK hingga perbaikan yang dimulai tanggal 25 Mei.
“Katanya tanggal 25 kemarin sudah ada perbaikan, nyatanya belum. Makanya kita jadi sosial kontrol. Makanya Selasa nanti kita audiensi, kita komitmen menindaklanjuti semua laporan masyarakat terkait jalan rusak,” kata Yayak.
Germap juga menduga draft rencana perbaikan jalan bukan aspirasi dari masyarakat, melainkan usulan dari petugas lapangan DPUTR. Sehingga nantinya untuk membuktikan dugaan ini, pada Selasa 2 Juni nanti Germap bakal melaksanakan audiensi bersama dengan DPUTR. (ARIF – Cybernusantara.co)