SEMARANG, Cybernusantara.co – Tren busana perempuan modern terus berkembang, tak hanya untuk aktivitas di luar rumah, tetapi juga untuk menunjang kenyamanan dan penampilan saat berada di rumah. Menjawab kebutuhan tersebut, brand lokal Natapola Store menghadirkan konsep busana rumah yang tetap stylish, nyaman, dan membuat perempuan percaya diri dalam aktivitas sehari-hari.
Konsep tersebut terinspirasi dari kebiasaan sebagian perempuan yang tampil maksimal saat bepergian, namun cenderung kurang memperhatikan penampilan ketika berada di rumah. Hal itu diungkapkan oleh pemilik outlet sekaligus perancang busana wanita Natapola, Devy Natalia, saat pembukaan toko Natapola di Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 37, Kota Semarang, Jumat (1/5/2026).
“Kadang gemes lihat ibu-ibu, kalau keluar rumah bisa dandan cantik. Tapi di rumah pakai daster seadanya. Padahal di rumah juga ada suami, kenapa tidak tetap tampil menarik,” ujar Devy.
Berangkat dari ide tersebut, Natapola menghadirkan lini khusus busana rumah bertajuk From Devy, yang menawarkan pakaian santai namun tetap fashionable. Koleksi ini dirancang agar perempuan tetap merasa percaya diri meski hanya beraktivitas di dalam rumah.
Devy menegaskan seluruh produk Natapola merupakan hasil produksi dalam negeri dengan desain orisinal. Ia menolak anggapan bahwa produknya mengambil barang jadi dari luar negeri.
“Semua kami buat sendiri di Indonesia, mulai dari desain sampai produksi. Kalau pun ada yang dari luar, hanya bagian kecil seperti kancing atau aksesori,” katanya.
Dari sisi gaya, Natapola tidak terpaku pada satu kiblat tertentu. Konsep desain yang diusung lebih bersifat global, mengikuti tren fashion internasional namun tetap disesuaikan dengan karakter perempuan Indonesia.
Tak hanya menyasar ibu rumah tangga, Natapola juga membidik pasar perempuan muda hingga dewasa, terutama pada rentang usia 20 hingga 30 tahun. Variasi produknya cukup luas, mulai dari pakaian kasual, busana kerja, hingga homewear.Dari sisi harga, Natapola tergolong ramah di kantong.
Produk dijual mulai dari Rp68 ribu untuk kategori tertentu seperti celana pendek dan pakaian tidur. Sementara produk berbahan denim dipasarkan di bawah Rp200 ribu, lebih rendah dibanding harga pasaran yang umumnya mencapai Rp300 ribu hingga Rp400 ribu.
Selain harga, variasi ukuran juga menjadi perhatian. Natapola menyediakan ukuran hingga XXL dengan lingkar dada mencapai 120 sentimeter untuk mengakomodasi berbagai bentuk tubuh perempuan.
Keputusan membuka toko fisik di tengah maraknya penjualan melalui marketplace juga bukan tanpa alasan. Devy menilai biaya berjualan secara daring kini semakin tinggi, sehingga kehadiran toko fisik menjadi alternatif untuk lebih dekat dengan konsumen.
Meski mengakui bisnis fashion perempuan merupakan pasar yang sangat kompetitif, Devy optimistis Natapola mampu bersaing melalui kombinasi desain menarik, kualitas material, serta harga yang terjangkau.
Pada masa pembukaan, Natapola juga menawarkan berbagai promo menarik, termasuk potongan harga hingga 20 persen untuk sejumlah produk.Ke depan, Devy berharap Natapola dapat terus berkembang dan membuka cabang di berbagai kota di Indonesia. (RIZ – Cybernusantara.co)