Penyegaran Kinerja, Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih

by Arif Febriyanto

JAKARTA, Cybernusantara.co – Presiden Prabowo Subianto melantik enam pejabat baru dalam reshuffle kabinet, Senin (27/4/2026). Pelantikan digelar di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Para menteri yang dilantik Presiden Prabowo berbaris diambil sumpahnya. Mereka adalah Jumhur Hidayat, Hanif Faisol Nurofiq, Dudung Abdurachman, Hasan Nasbi, Abdul Kadir Karding, dan Muhammad Qodari.

Berikut Daftar Enam Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo

1. Jumhur Hidayat

Jumhur Hidayat dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Hanif Faisol Nurofiq dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Dudung Abdurachman dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Hasan Nasbi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Abdul Kadir Karding diangkat sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia. Muhammad Qodari dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) yang baru dilantik, Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan akan berfokus menangani sejumlah isu termasuk masalah sampah di Indonesia dan memastikan pengelolaannya mengikuti standar global.

“Pasti banyak hal yang harus dilakukan di depan mata kita, misalnya sampah juga kita secara bertahap nanti akan mengikuti global standar begitu ya. Berbagai perjanjian internasional yang kita kerjakan itu,” kata Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat usai pelantikan.

2. Hanif Faisol Nurofiq

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan penunjukan dirinya merupakan hasil pertimbangan matang Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pelaksanaan program strategis nasional di sektor pangan.

Ia menegaskan akan langsung bekerja setelah pelantikan dengan memprioritaskan percepatan pelaksanaan berbagai agenda strategis, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kebijakan penguatan ketahanan pangan nasional.

“Besok kami sudah mulai kerja, semuanya MBG dan seterusnya kita akan sentuh dan kita akan minta arahan dari Pak Menko, langkah-langkah apa yang harus kita jadikan,” ucapnya.

3. Dudung Abdurahman

Kepala Staf Kepresidenan yang baru dilantik, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, menyampaikan siap mendukung kesuksesan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan menjadi penghubung yang menerima serta menyampaikan keluhan masyarakat kepada pemerintah.

“Selanjutnya juga sebagai KSP tentunya nanti saya sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Sehingga apa yang menjadi keluhan-keluhan ini saya akan buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat,” kata Kepala Staf Kepresidenan Dudung.

4. Hasan Hasbi

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi ini, Hasan Nasbi mengaku akan bertugas untuk memperkuat komunikasi pemerintah agar nantinya pesan-pesan pemerintah yang disampaikan bisa lebih dipahami oleh masyarakat.

“Untuk memperkuat lagi bidang komunikasi yang diperkenalkan oleh pemerintah supaya pesan-pesan yang ingin diketahui oleh publik itu bisa lebih baik lagi, bisa jauh lebih sampai, dan bisa dipahami oleh masyarakat. Termasuk juga mungkin nanti dari pemerintah tentu ‘kan harus juga meluruskan hal-hal yang apa ya berita-berita pemahaman atau informasi yang tidak benar terhadap pemerintah,” kata Hasan Nasbi.

5. Kadir Karding

Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding menyatakan siap menjalankan amanah baru dari Presiden Prabowo Subianto dengan fokus memperkuat pengawasan karantina nasional sekaligus menjaga kelancaran arus perdagangan.Ia menegaskan pengawasan karantina akan diperketat, namun tetap memperhatikan keseimbangan antara perlindungan dan kelancaran aktivitas ekonomi nasional.

“Kita harus melakukan langkah-langkah pengawasan dan pengetatan yang ketat, tetapi poinnya adalah tidak boleh mengganggu proses-proses ekspor-impor yang berjalan. Jadi, jangan sampai pengawasan yang begitu ketat lalu proses ekspor-impor itu kemudian melambat, berpengaruh terhadap perekonomian kita,” jelasnya.

6. Muhammad Qodari

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyatakan akan mendorong komunikasi pemerintah agar semakin baik melalui kerja sama yang lebih erat dengan berbagai kementerian, lembaga serta media massa.

“Insyaallah saya dengan teman-teman media ini sangat dekat dan mudah-mudahan kedekatan ini membuat proses komunikasi menjadi lebih baik dan semakin baik lagi,” ujar Qodari. (ANT – Cybernusantara.co)

Related Posts