Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa meminta seluruh perwira dan prajurit TNI AD mampu beradaptasi dengan perkembangan situasi dan zaman dalam menjalankan tugas.
“Di tengah perkembangan lingkungan strategis dan meningkatnya tuntutan masyarakat, setiap pemimpin dituntut untuk mampu bergerak cepat, berpikir adaptif, dan bertindak tepat,” kata Saleh saat memberi arahan pada upacara serah terima jabatan di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, seperti dikutip siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.
Menurut Saleh, pergantian jabatan di tubuh TNI AD sangat diperlukan untuk memicu kemampuan para perwira agar lebih adaptif dan siap ditugaskan di posisi manapun.
Rotasi jabatan, kata Saleh, juga sangat berguna untuk kemajuan organisasi agar setiap pejabat baru dapat memberikan terobosan atau inovasi menarik di setiap posisi yang ditempati demi kemajuan organisasi.
Saleh berharap pergantian kepemimpinan ini mampu menghadirkan semangat dan perspektif baru dalam menjawab dinamika tugas TNI AD yang semakin kompleks.
“Kepemimpinan yang dibangun diharapkan tetap berpegang pada prinsip, tegas dalam pelaksanaan tugas, serta bijak dalam pembinaan personel,” ujarnya.
Beberapa jabatan strategis di institusi TNI AD yang mengalami pergantian pejabat, di antaranya Pangdam XII/Tanjungpura, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad), dan Kepala Dinas Sejarah Angkatan Darat (Kadisjarahad).
Jabatan Pangdam XII/Tanjungpura diserahterimakan dari Mayjen TNI Jamallulael kepada Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, Danpuspenerbad dari Mayjen TNI Zainuddin kepada Brigjen TNI Mochamad Masrukin, dan Kadisjarahad dari Brigjen TNI Veri Sudijianto Sudin kepada Brigjen TNI Teddy Arifiyanto Setimiharja.